Duhai Bonda

Duhai Bonda

Duhai bonda jauh di mata
Anakanda di hati menagih rindu
Ingin rasanya kita bertukar cerita
Saat usia di hujung layu

Duhai bonda dalam ingatan
Doa kukirim mohon sejahtera
Saat  engkau perlukan teman
Tanpaku, belum lengkap kaubicara

Aduhai bonda permata anakanda
Sihatmu dimamah usia semakin uzur
Dalam rangkap bicara sukar bercanda
Kala nafas tercungkap semakin kendur

Saat sakit derita kaumerayap senyap
Doa untuk anakanda tidak pernah padam
Hanya foto kaku untukku tatap
Bersama nostalgia indah waktu silam




Alangkah indah kalau bersama
Garis diwajahmu bisa  kuusap
Usia di hujung senja tiada lama
Tabah dan sabar yang kuharap

Wajah bonda tiada padam ingatan
Engkau membelai kami tidak berbahagi
Gembiralah bonda kami menjadi insan
Tanpa ayahanda yang jauh pergi

Kangen ini tidak bisa  terucap
Engkau satu ibu di dunia
Doa kesejahteraan bisa  kuungkap
Usia senja hidupmu dibelai ceria

Bonda permata hati anakanda,
Kala sibukku terhenti sebentar
Kepangkuani bonda inilah tanda
Sebelum roh jasad belum bertukar

Bera

25 11 2014

Comments

Popular posts from this blog

Berbalas Pantun (3)

Pantun Hujan Dinanti Sudah Tiba

Kapal Berlayar Mencari Dermaga